
suaramerdeka.com – Gerakan Pramuka Kota Semarang dan Semarang Zoo bersinergi untuk bersama-sama mensosialisasikan kebun binatang kepada masyarakat.
Kolobarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerjasa sama yang dilaksanakan di Sanggar Bhakti Kwarcab, Jl Prof Hamka Ngaliyan Semarang, baru-baru ini.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo, menyampaikan dalam kesempatan yang sama, kerja sama itu bertujuan mendukung pengembangan edukasi satwa serta mengenalkan Pramuka di ruang publik.
“Selama ini sudah banyak kita lakukan kerja dengan Pramuka. Semoga bisa saling menguatkan, khususnya dalam bidang edukasi dan promosi wisata,” ungkapnya.
Sebagai salah satu tindak lanjut dari kerja sama tersebut, lanjut Bowo, anggota Pramuka Kwarcab Kota Semarang mendapatkan fasilitas masuk gratis ke Semarang Zoo selama periode Agustus 2025.
“Untuk bulan Agustus semua anggota Pramuka Kota Semarang gratis masuk kebun binatang. Pengunjung cukup menunjukkan kartu tanda anggota Gerakan Pramuka yang sekarang juga sudah online,” katanya.
Menurutnya, kebijakan tersebut sebagai salah satu tindak lanjut dari MoU kerja sama antara Semarang Zoo dan Kwarcab Kota Semarang.
Di mana, kerja sama tersebut sebagai upaya bersama dalam mensosialikan kebun binatang di masyarakat.
Bimo mengatakan, berdasarkan dari survei, 50 persen penduduk Kota Semarang belum mengenal kebun binatang Kota Semarang.
Ia pun mengajak untuk menggalakan dan mempromosikan kebun binatang di kawasan Mangkang tersebut.
“Insya Allah tahun 2026 akan dilakukan revitalisasi oleh Pemerintah Kota Semarang, agar menjadi lebih baik lagi,” kata dia.
Ia menambahkan program masuk gratis tersebut hanya berlaku selama Agustus dan anggota.
Sedangkan untuk ke depannya, kata dia, akan dilakukan pengembangan lebih lanjut, misalnya keluarga anggota, akan diberikan potongan harga tiket masuk sebesar 30 persen.
Sementara itu Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Semarang, Bambang Pramusinto menyampaikan, penandatanganan kerja sama kali ini adalah pembaharuan dari kerja sama sebelumnya.
“Kerja sama dengan Semarang Zoo sebelumnya sudah ada. Dalam kerja sama ini anggota Pramuka ada free HTM, tapi untuk keluarganya hanya diskon. Tujuannya agar Semarang Zoo semakin terkenal sehingga banyak masyarakat berwisata,” katanya.
Selain itu, Bambang menyampaikan, banyak kegiatan yang dikerjasamakan antara Semaranhg Zoo dan Kwarcab.
Di antaranya anggota Pramuka membantu dalam pendampingan pada saat hari-hari besar tertentu, seperti Natal, Tahun Baru, dan Lebaran.
“Kita terjunkan adik-adeik Parmuka untuk membantu dan pendampingan tamu-tamu wisatawan yang datang ke Semarang Zoo. Ada yang membantu di kesehatan, pengamanan, kebersihan, dan sebagainya,” katanya.
Ke dapan, lanjut dia, ada penawaran dari Semarang Zoo kepada Pramuka, untuk membudidayakan dan mengembangkan uban farming di lahan Semarang Zoo.
“Pak Bimo menawarkan, di Semarang Zoo itu ada lahan untuk kita bisa budidayakan dan kembangkan untuk urban farming,” katanya.***