Sosok dalang wayang kulit, Ki Mulyono Purwo Wijoyo mendadak jadi perbincangan publik, khususnya masyarakat di Kabupaten Klaten.
Ki Mulyono diketahui terjaring OTT KPK di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Rabu (4/2/2026).
Selain aktif 'ndalang', Ki Mulyono adalah Kepala KPP Madya Banjarmasin.
Akibat peristiwa itu, otomatis jadwal pentas yang seyogyanya pada Sabtu (7/2/2026) malam, dibatalkan, meskipun berbagai persiapan sudah dilakukan.
Sesuai informasi, Ki Mulyono bakal manggung di Dukuh Gunungan, Desa Canan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten pukul 20.00.
Di sana, digelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk dalam rangka bersih desa.
Selain Ki Mulyono, bintang tamu yang tampil adalah Gareng Tralala, Mufida Sofiana, Adangiah, dan Yuyun.
Pulang Klaten Tiap Akhir Pekan
KEPALA PAJAK TERSANGKA - Mulyono (MLY), Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin resmi ditetapkan sebagai tersangka Kasus dugaan suap restitusi pajak, Kamis (5/2/2026) malam. Mulyono masih bisa tersenyum saat digiring keluar dari Gedung KPK.
KEPALA PAJAK TERSANGKA - Mulyono (MLY), Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin resmi ditetapkan sebagai tersangka Kasus dugaan suap restitusi pajak, Kamis (5/2/2026) malam. Mulyono masih bisa tersenyum saat digiring keluar dari Gedung KPK. (TRIBUN JATENG/TRIBUN MEDAN/Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)
Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono Purwo Wijoyo yang terjaring OTT KPK diketahui sebelumnya masih rutin pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Klaten.
Sosok yang juga dikenal sebagai dalang bernama Ki Mulyono Purwo Wijoyo itu bahkan disebut pulang setiap akhir pekan.
Ketua Harian Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kabupaten Klaten, Ki Hariey Sembung mengungkapkan bahwa Mulyono meski berdinas di luar Jawa tetap menjaga aktivitasnya di Klaten.
Dia menyebut, Mulyono masih aktif dalam dunia pedalangan serta organisasi seni wayang setempat.
Ki Mulyono diketahui menjabat sebagai Ketua Umum PEPADI Kabupaten Klaten.
Dalam struktur organisasi, Ki Hariey bertugas sebagai Ketua Harian yang mengisi berbagai kegiatan, sementara Mulyono memberikan dukungan terhadap aktivitas seni pedalangan.
"Karena beliau di luar Jawa tapi setiap Sabtu-Minggu pulang ke Klaten," ujar Kie Hariey seperti dilansir dari TribunSolo.com, Jumat (6/2/2026).
Ki Hariey menjelaskan, Mulyono tetap terlibat dalam berbagai kegiatan seni pedalangan di Klaten.
Dukungan yang diberikan mencakup berbagai kegiatan pertunjukan maupun organisasi.
Masih Kerap Pentas
Selain aktif secara organisasi, Mulyono juga masih rutin tampil sebagai dalang dalam berbagai pentas wayang, terutama pada akhir pekan.
"Terakhir sepekan lalu, Sabtu (7/2/2026) petang juga pentas," kata Ki Hariey.
Sebelumnya, Mulyono yang menjabat sebagai Kepala KPP Madya Banjarmasin ditangkap KPK dalam OTT di Banjarmasin, Kalimantan Selatan bersama dua orang lainnya, yakni seorang ASN dan pihak swasta, Rabu (4/2/2026).
Penangkapan tersebut mengejutkan berbagai pihak, termasuk kalangan seni pedalangan di Klaten yang selama ini mengenalnya sebagai dalang aktif.
Sumber berita : https://jateng.tribunnews.com/jawa-tengah/1243048/ki-mulyono-terjaring-ott-kpk-padahal-ada-jadwal-ndalang-esok-sabtu-malam-di-klaten?page=2
